Massimo Moratti: Daripada Belanja Pemain, Mending Pulangkan José Mourinho

Rabu, 23 April 2014
Jose Mourinho, Pelatih Sepak Bola, Presiden Intermilan, Massimo Moratti,

SEPAK BOLA – Menyikapi kegagalan Inter Milan bersaing di zona teratas Serie A (Liga Italia) musim ini, Presiden Kehormatan Massimo Moratti memutuskan ide mendatangkan kembali si nyentrik José Mourinho ke Giuseppe Meazza.

Itu berarti, Inter harus siap melepas Walter Mazzarri yang sebelumnya, sudah memegang agunan dari Presiden Erick Thohir untuk diberikan kesempatan satu musim lagi. Namun Moratti tetap merasa, memulangkan Mou – panggilan santai Mourinho, akan lebih baik ketimbang belanja pemain di bursa transfer.

“Saya sering berpikir untuk kami membawa kembali José, ketimbang membeli banyak pemain. Namun tentunya gagasan ini membutuhkan nalar yang sehat,” ungkap Moratti kepada TeleLombardia, Rabu (23/4/2014).

Moratti yang ingin terkesan dengan prestasi Mou di 2010 silam, mengaku masih mengenang betapa profesional dan berkomitmennya pria Portugal itu ketika harus menanti beberapa saat sebelum Roberto Mancini di-PHK, sebagai jalan masuknya menukangi Inter pada 2008 lalu.

“Kita juga tak boleh lupa bahwa dia datang karena kegagalan Mancini usai tim disingkirkan Liverpool (di Liga Champions). Sulit mengatakan pada Mancini bahwa kami sudah merekrut pelatih lain, sementara perayaanScudetto (2007/08) masih berlangsung,” lanjutnya.

“Mou mengonfirmasi profesionalisme yang hebat. Saya sempat memperingatkannya bahwa kami harus menunggu Mancini dan dia bilang, dia akan tetap menanti tanpa kontrak dari klub lain. Dia menepati janjinya,” kenang Moratti lagi.

Usai mempersembahkan treble winners , Mou pun undur diri dari Inter yang dikatakan Moratti, jadi keputusan tepat. Mou sendiri sempat berlabuh ke Spanyol bersama Real Madrid, sebelum akhirnya kembali ke Chelsea musim ini.

“Saya pikir keputusannya mengakhiri kepelatihan di sini tepat. Mou seperti hembusan angin atau hujan badai yang hebat. Keputusannya tepat untuk tak menyeret rapornya usai (raihan) treble. Musim berikutnya, kami memenangkan Piala Super Italia, Piala Dunia Antarklub dan Coppa Italia,” tambahnya.

“Jika Leonardo (Araújo) datang lebih awal (pascapemecatan Rafael Benítez), mungkin kami akan memenangkan Scudetto lainnya .José tak menemukan kepuasan di Madrid, tapi sekarang dia di Chelsea, klub yang disukainya. Saya tahu bahwa dia akan kembali ke Inter. Tidak sekarang, tapi mungkin dia akan datang setelah Mazzarri,” tutup Moratti.
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/massimo-moratti-daripada-belanja-pemain-mending-pulangkan-jose-mourinho.html

Pertempuran Dua Raksasa 'Bayern Munich Vs Real Madrid' Liga Champions

Pertandingan Munich Vs Madrid, Pertempuran Raksasa di Liga Champions, Pertangdingan Dini Hari Nanti,

SEPAK BOLA – Kapten Bayern Munich Asal Germany, Philip Lahm menegaskan bahwa timnya yang menunjukkan paling berani dan bersemangat daripada Real Madrid dalam melakoni leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis dini hari nanti.

Raksasa Bavaria termotivasi dengan kemenangan musim lalu, di mana mereka sukses merajai Eropa usai mengalahkan tival abadi Borussia Dortmund di partai final. Sementara Los Blancos tengah berambisi meraih gelar ke-10 mereka atau La Decima.

“Ini merupakan pertarungan yang mempertemukan dua raksasa di level internasional dan pemenangnya merupakan tim yang menunjukkan keberanian lebih,” tegas Lahm, seperti dilansir Sportsmole, Rabu (23/4/2014).

“Kualitas dan cara bermain juga menjadi faktor. Namun, yang paling utama adalah keberanian. Pertandingan seperti ini ditentukan oleh keberanian dan semangat,” sambung kapten internasional Jerman.

Kedua tim akan bentrok di Santiago Bernabeu, dini hari nanti, sementara leg kedua akan diselenggarakan di Allainz Arena, 30 April mendatang. Di laga lain, Chelsea berhasil menahan imbang Atletico Madrid di Vicente Calderon 0-0.
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/pertempuran-dua-raksasa-bayern-munich-vs-madrid-liga-champions.html

Chelsea Puas, Tahan Imbang Tanpa Skor Lawan Atletico Madrid

Club Chelsea, Liga Inggris, Liga Champions, Club Atletico Madrid, Liga Spanyol, Skore Imbang, Score 0:0,

SEPAK BOLA - Cesar Azpilicueta tersenyum lebar ketika peluit panjang tanda berakhirnya laga leg pertama semifinal kala timnya menghadapi Atletico Madrid dini hari tadi, dibunyikan wasit. Hasil imbang 0-0 di Vicente Calderon dirasa cukup menguntungkan The Blues.

Di pertandingan itu, Azpiliqueta mengaku sepanjang pertandingan Chelsea harus bekerja ekstra keras menahan gempuran bertubi tubi yang digalang oleh Koke dkk. Tercatat, Atletico mampu menghasilkan 25 percobaan ke gawang dan menguasai jalannya laga dengan 69 % penguasaan bola.

“Ini adalah hasil yang positif, kami tidak bisa menyangkalnya. Kami tahu atmosfer yang sulit sudah menunggu kami di sini, tapi kami berhasil mendapat hasil yang baik,” jelas Azpiliqueta seperti dilansirInsideSpanishFootball, Rabu (23/04/2014).

Akan tetapi, walaupun berhasil meraih hasil yang memuaskan, Chelsea harus membayar mahal karena Petr Cech dan John Terry keluar lapangan lebih cepat karena cedera. Dan keduanya diperkirakan bakal tidak bisa membela The Blues di Stamford Bridge pada leg kedua, tengah pekan depan, atau bahkan hingga akhir musim.

“Saya rasa (Petr) Cech ada masalah di bahunya, tapi kami belum tahu apa yang terjadi pada (John) Terry. Kami juga memiliki pemain yang tidak akan bermain karena akumulasi kartu, tapi kami tetap akan berjuang,” terang pemain berkebangsaan Spanyol itu.

Dengan hasil ini, Chelsea yang akan jadi tuan rumah pada leg kedua hanya butuh menang untuk bisa melaju ke final.
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/chelsea-puas-tahan-imbang-tanpa-skor-lawan-atletico-madrid.html

Hallo Atletico Madrid: Chelsea Datang Untuk Bertahan

Atletico Madrid, ATM, Leg Pertama Champion, Chelsea, Liga Champions, Chelsea Bertahan, Sekor Imbang ATM vs Chelsea,

SEPAK BOLA - Hebatnya Permainan Bertahan Club Raksasa Asal Inggris "Chelsea" Yang Mampu Menahan Imbang dengan skor 0:0 di pertandingan leg pertama liga champions.
Full back Atletico Madrid, Juanfran tidak bisa menutupi rasa kecewanya akan hasil imbang yang diraih timnya kala menjamu Chelsea pada leg pertama semifinal Liga Champions, dini hari tadi.

Padahal, Atletico setidaknya harus mampu meraih hasil yang lebih baik mengingat leg pertama ini diadakan di kandang sendiri, yaitu Vicente Calderon. Atletico ditahan imbang 0-0 oleh Chelsea di kandang sendiri, walaupun itu bukan berarti peluang Rojiblancos sudah tertutup untuk mencapai partai puncak Liga Champions musim ini.

Namun, jelas hasil imbang ini memberatkan langkah Diego Costa dkk yang nanti akan melawat ke London pada leg kedua, tengah pekan depan, meski hasil imbang dengan gol sudah cukup membawa Atletico ke final.

“Jelas kami tidak senang akan hasil ini karena kami menargetkan kemenangan, dan kami tidak berhasil,” kata Juanfran sebagaimana dilansir MARCA, Rabu (23/04/2014).

Padahal, El Atleti sepanjang laga menguasai jalannya pertandingan. Tercatat, 69 % penguasaan bola dimiliki Koke dkk, dan melakukan percobaan ke gawang Chelsea sebanyak 25 tembakan. Berbanding terbalik dengan The Blues yang hanya menguasai 31 % penguasan bola dan lima kali membahayakan gawang Courtois.

Menanggapi hal itu, Juanfran percaya memang itulah sistem yang dianut The Blues yang bermain bertahan sepanjang pertandingan. Ia juga mengaku walaupun berat, dirinya optimis bisa memenangkan leg kedua nanti di Stamford Bridge.

“Mereka datang untuk bermain defensif karena percaya bisa mengalahkan kami di Stamford Bridge. Namun, di sana kami yakin akan bermain bagus dan memenangkan pertandingan,” jelasnya.
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/hallo-atletico-madrid-chelsea-datang-untuk-bertahan.html

Kevin Durant Layak Raih MVP 2014 Kata 'LeBron'

Kevin Duran, Durant raih MVP, MVP 2014 di Raih Kevin Durant, Kata Lebron,

MIAMI – Pemain Inti/Andalan Miami Heat, LeBron James mengatakan bahwa Kevin Durant layak meraih penghargaan untuk Most Valuable Player (MVP) 2014. Ia menilai pemain Oklahoma City Thunder telah bermain cukup konsisten pada musim ini.

Durant memang cukup memberikan penampilan memukau bersama Thunder. Tercatat dalam 78 pertandingan terakhirnya, Durant sukses mencetak poin di atas 25 dalam 41 laga berturut-turut.

Raihan tersebut sukses melebihi rekor milik legenda NBA, Michael Jordan. Durant yang saat ini berusia 25 tahun, memiliki rata-rata 32 poin, 5,6 assist, 7,6 rebound dan 1,3 steal per gamenya.

Atas torehan tersebut, tak sedikit pihak yang menilai bahwa Durant layak untuk meraih penghargaan tertinggi di NBA untuk perorangan tersebut. James yang telah meraih empat kali gelar MVP menilai Durant memang layak mendapatkannya.

"Saya bisa katakan Durant adalah pemain basket paling konsisten musim ini. Jadi, dia pantas menyandang predikat sebagai MVP. Selain konsisten, dia juga mampu mencetak poin tinggi di setiap pertandingan," kata LeBron seperti dilansir USA Today.

"Saya pikir Durant telah memiliki musim terbaiknya dan pasti kalian paham setelah dia menerima penghargaan MVP, maka dia bakal semakin menjadi pemain yang sulit untuk dihentikan. Saya tidak terjebak dengan perkataan orang tentang Durant. Pada suatu hari, mereka juga akan mengerti apa yang akan terjadi ke depannya," sambungnya.
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/kevin-durant-layak-raih-mvp-2014-kata-lebron.html

Bekuk Pacers, Heat Kembali Puncaki Klasemen DiWilayah Timur

Pacers Kalah, Pacers Dibekuk Heat, Heat Puncak Klasemen, Durant Bintang Thunder,

BASKET – Miami Heat kembali menjadi pemuncak klasemen wilayah Timur setelah mengalahkan rival mereka, Indiana Pacers 98-86. Lagi-lagi LeBron James menjadi bintang pertandingan setelah meyumbangkan 36 poin untuk membantu timnya merebut kembali singgasana. Dan Durant Kini Menjadi Bintang Thunder.

Pertandingan kelas atas pun berjalan menarik, James membuka keunggulan tuan rumah dengan turnarround jump shot di awal kuarter pembuka. Namun, tim tamu tak mau kalah puncaknya pemain center Pacers, Ian Mahinmi berhasil melakukan dunk sekaligus menyamakan kedudukan 21-21. Dua tembakan free throw dari Paul George menutup kuarter pertama untuk Pacers 23-25.

Tertinggal membuat James dkk tersulut semangatnya, alhasil pada kuarter kedua Heat berhasil membalikan keadaan diawali dengan Jump Bank Shot dari Chris Bosh yang menyamakan keadaan menjadi 25-25. Akan tetapi George kembali membungkam pendukung tuan rumah setelah tembakan tiga poinnya membuat posisi kembali sama kuat 35-35. Bosh menutup kuarter kedua dengan dua free throw 45-42.

Di paruh kedua dominasi Heat kian menjadi-jadi, berturut-turut Chalmers, Dauglas, James, Haslem memasukka bola ke jaring Pacers memperlebar perolehan angka menjadi 61-42. Heat pun kembali unggul di kuarter ketiga dengan 76-62.

Di kuarter terakhir pun tak jauh berbeda, keinginan untuk merebut kembali tempat teratas menjadi faktor penyemangat sendiri bagi tim yang bermarkas di American Airlanes Arena ini. Kuarter keempat pun ditutup dengan tembakan three poin dari Chris Copeland.

Pada kuarter kedua tim asuhan Frank Vogel masih mengungguli James dkk. Walaupun sempat menyamakan kedudukan 25-25 melalui Jump Bank yang dilakukan Chris Bosh tak mampu menahan gempuran George dkk. Tim tamu masih berdiri lebih tinggi dengan 42-45.

Sementara itu, sempat dipuji oleh James bahwa ia layak menjadi penantang MVP tahun ini, Kevin Durant kembali menunjukan aksinya dengan menjadi bintang kemenangan Thunder saat menjamu tamunya, New Orleans Pelicans 116 - 94. Total Durant menyumbang 27 poin disusul oleh Ibaka dengan 10 rebound.

Hasil Pertandingan NBA Lainnya :
Washinton Wizard 96 – 86 Orlando Magic
New York Knicks 108 – 100 Toronto Raptors
Charlotte Bobcats 103 – 106 Boston Celtics
Atlanta Hawks 93 – 88 Brooklyn Nets
Detroit Pistons 98 – 106 Chicago Bulls
Philidelphia 76ers 95 – 117 Memphis Grizzlies
Houston Rockets 110 – 112 Minnesota Timberwolves
Cleveland Cavaliers 116 – 119 Milwaukee Bucks
Phoenix Suns 104 – 112 San Antonio Spurs
Portland Trail Blazers 111 – 99 Utah Jazz
Golden State Warriors 112 – 95 L.A Lakers
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/bekuk-pacers-heat-kembali-puncaki-klasemen-diwilayah-timur.html

Nash Tembus 3 Besar Assist, dan Lakers Pun Tumbang

Basket ball, Playmaker Basket ball, Steve Nash, Pemain Baskert Handal, Assist Steve Nash,

BASKETPlaymaker veteran Steve Nash memang berhasil menembus tiga besar untuk assist terbanyak di NBA. Sayang, Los Angeles Lakers harus menelan kekalahan dari Houston Rockets dengan skor 145-130.

Dengan tambahan lima assist, di mana salah satunya memberikan umpan kepada Jodie Meeks untuk melakukan slam dunk dengan waktu tersisa 2 menit 13 detik di kuarter kedua, Nash berhasil naik ke peringkat tiga besar melewat mantan pemain Mark Jackson. Sejauh ini, Nash sudah membuat 10,335 assist sepanjang kariernya.

Tidak berapa lama kemudian, Nash ditarik keluar dan pemain yang sudah 18 musim berkarier di NBA itu mendapatkan standing ovation, dari seisi Staples Canter, ketika prestasinya itu diumumkan oleh Lawrence Tanter.

Sepanjang musim ini, Nash memang tidak bisa mendapatkan waktu bertanding yang banyak. Pemain yang direkrut dari Phoenix Suns itu terpaksa kebanyakan absen, karena mengalami cedera punggung dan otot.

“Saya rasa taktik D’Antoni benar-benar ingin membantu saya mendapatkan assist ini, yang mana saya melakukannya juga. Semua orang membicarakan mengenai hal ini,” kata Nash setelah pertandingan, diberitakan ESPN, Rabu (9/4/2014).

Tidak lama kemudian, D’Antoni membicarakan mengenai performa gemilang Nash yang berhasil berada di urutan ketiga pebasket yang banyak melakukan assist. Pemain Lakers itu hanya tertinggal dari John Stockton (15,806 assist) dan Jason Kidd (12,091).

“Mereka semua pemain hebat. Setiap kali Anda termasuk seperti itu seperti pencetak poin assist, dan rebound terbanyak, artinya Anda pemain hebat dan hal itu termasuk dengan Nash,” demikian puji pelatih Lakers itu.

Hasil pertandingan NBA:
Detroit 102 – 95 Atlanta
Brooklyn 88 – 87 Miami
San Antonio 91 – 110 Minnesota
Dallas 95 – 83 Utah
Oklahoma City 107 – 92 Sacramento
Houston 145 – 130 LA Lakers
https://booglesport.blogspot.com/2014/04/nash-tembus-3-besar-assist-dan-lakers-tumbang.html
 

© 2011 BOOGLE SPORT INDONESIA

Template By Nano Yulianto - Design Google Blogs - PageNav Abu Farhan